Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Gastritis Pada Mahasiswa Di Stikes Datu Kamanre Kecamatan Belopa Kabupaten Luwu tahun 2025
DOI:
https://doi.org/10.2023/ek4j9835Keywords:
gastritis, pola makanAbstract
Gastritis atau maag merupakan penyakit pada lambung yang sering terjadi dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Gejala gastritis meliputi nyeri ulu hati, mual, muntah, perut terasa perih, dan cepat kenyang. Salah satu faktor yang berperan dalam terjadinya gastritis adalah pola makan yang tidak teratur, yang dapat meningkatkan produksi asam lambung. Tujuan: untuk mengetahui hubungan antara pola makan dengan kejadian gastritis pada mahasiswa di Stikes Datu Kamanre Kecamatan Belopa Kabupaten Luwu Tahun 2025. Metode Penelitian: Desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 30 mahasiswa yang mengalami gastritis. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner. Teknik Analisis: menggunakan uji chi-square. Hasil: menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara pola makan dengan kejadian gastritis pada mahasiswa, dengan nilai ρ-value sebesar 0,001 (ρ < 0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa mahasiswa dengan pola makan tidak teratur lebih berisiko mengalami gastritis.





